Mendidik Anak agar Taat Sejak Dini

Mendidik Anak agar Taat Sejak Dini

 


Berbicara mengenai mendidik anak, banyak hal dan aspek-aspek yang harus diperhatikan oleh ayah bunda untuk membekali si kecil agar tumbuh menjadi anak yang berakhlakul karimah. Dari segi aspek manapun dalam menidik anak ini haruslah seimbang dan proporsional. Misal dari aspek moral, sosial, agama, pendidikan dan aspek lain nya harus sama-sama saling menyelaraskan tidak dominan pada satu aspek aja.

Untuk hal cara mendidik anak dari berbagai aspek, para ayah bunda pasti punya cara tersendiri untuk menerapkan itu pada si kecil. Didiklah anak sesuai dengan karakter nya, jagan disamaratakan cara mendidik nya dengan anak yang lain. Karena tiap anak itu berbeda-beda, unik dengan pribadinya masing-masing. Yang perlu di ingat adalah jangan memaksakan kehendak kita agar sama dengan kehendak si kecil, karena anak-anak itu pada dasarnya tidak suka yang namanya suatu paksaan atau berada dalam suatu keadaan yang tidak ia sukai. Malah yang ada ayah bunda hanya aka menerima penolakan dari mereka.
Gunakanlah bahasa yang santun dan penyampaian yang mudah dicerna oleh anak, agar anak bisa melakukan nya dengan rasa senang tanpa ada perasaan terkekang. Untuk cara penyampaian berikanlah analogi-analogi sesuai dengan zaman nya, yang bisa dinalar oleh anak.
Silakan itu tugas dan PR besar ayah bunda untuk mendidik anak agar taat tanpa suatu paksaan.

Karena ayah bunda sudah punya cara sendiri untuk mendidik anak agar tumbuh kembang dengan baik,  untuk itu disini kami hanya akan membahas di 1 pembahasana aspek saja , yaitu dari segi aspek nilai agama.
Apa sih penting nya mendidik anak dari segi aspek penanaman nilai agama sejak dini? lalu bagaimana cara yang ampuh agar anak mampu menyerap dan mengimplementasikan aspek nilai gama ini dalam kehdupupan sehari-hari mereka.

Mendidik anak dari segi aspek penanaman nilai agama sedari dini sangatlah amat penting. Karena itu adalah pondasi pertama agar anak selalu menjunjung tinggi norma-norma agama dan selalu mengaplikasikan nya ketika tumbuh besar nanti.

Lalu hal apa yang harus bunda ajarkan kepada si kecil dalam penanaman nilai norma agama ini?

  1. Mengajarkan Tauhid
    Berikan pemahaman tentang apa itu tauhid dan hakikat nya, mengapa kita harus bertauhid.
    Pembentukan ketauhidan anak yang pertama terdapat dalam lingkungan keluarga. Maka, PR ayah bunda untuk mengenalkan nya kepada sikecil.
    Metode pengenalan tauhid ini bisa bunda lakukan dengan langkah-langkah berikut:- Perdengarkan & Ajarkan kalimat tauhid sejak usia anak mulai bisa berbicara

    R imam Hakim mengatakan “Ajarilah anak-anak kecilmu kalimat Laa Illaha Illallah sewaktu mereka mulai berbicara, dan tuntunlah mereka untuk membaca kalimat tauhid tersebut sewaktu menghadapi kematian”.

    – Berikan contoh teladan ketauhidan yang baik
    Berikan contoh berbuat, bersikap dan berkepribadian yang baik, agar anak meneladani apa-apa yang kita lakukan.
    Uyainah bin Abi Sufyan seperti dijelaskan oleh Abu Tauhied pernah beropesan kepada guru yang mendidik anak nya sebagai berikut :

    “Hendaklah yang pertama kamu lakukan didalam memperbaiki anakku adalah dengan memperbaiki dirimu sendiri. Kaerna sesungguhnya mata anak-anak tersebut hanya tertuju padamu. Maka yang baik menurut mereka adalah apa yang kamu perbuat dan apa yang buruk bagi mereka adalah apa yang kamu tiggalakn.

– Lakukan kebiasaan baik mengenalkan tauhid ini secara konsisten
Misal ayah  bunda mengajarkan anak tentang rukun iman, rukn islam, cara beribadah, berdoa dan sebagai nya. Dan hal lain yang mesti anak kita ketahui dan apa-apa yang sekiranya penting untuk anak.

– Berikan nasihat dan ingatkan terus anak
Berikan nasihat dengan bahasa yang santun agar anak memahami dan jangan sesekai memberikan nasihat pada anak secara otoriter, karena akan memberikan efek negatif nantinya.

– Tidak boleh lengah dalam pengawasan
Dalam mengajarkan tauhid pada anak, dibutuhkan pengawasan agar keadaan anak sellau terpantau.
Allah berfirman dalam surat At-Tahrim ayat 6 :
“ Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari apai neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengajarkan apa yang diperintahkan.

  1. Mengajarkan anak untuk beribadah
    Kenalkan anak dan langsung brikan contoh yang kongkrit yang bisa diikuti anak, jangan hanya menyruh saja.
    Ibadah yang harus bunda kenalkan pada anak usia dini, diantaranya adalah:- Contohkan anak untuk shalat
    Ajarkan anak tata cara shalat dan ajak langsung ketika kita hendak melakukan shalat :

    Seseorang pernah mengatakan “ Jangan katakan kepada anakmu, ‘berangkatlah untuk shalat, kalau tidak, kamu akan masuk neraka’. Tapi katakan padanya ‘ayo berangkat shalat bersama, supaya kita bisa masuk syurga bersama-sama”.

    – Cotohkan anak untuk membaca Al-qur’an
    Ajarkan anak untuk membaca al-quran dengan metode yang mudah dan dapat dicerna oleh anak. Di era digital ini mungkin ayah bunda bisa mengajarkan nya lewat gadget agar anak tidak bosan.

    – Ajarkan anak untuk Berpuasa
    Kenalkan anak pada ibadah puasa. Beri pemahaman dulu mengapa kita harus berpuasa, berikan penjelasan yang bisa masuk dalam nalar anak.
    – Ajarkan anak tentang doa-doa
    Usia dini merupakan waktu yang pas untuk kita mengajarkan banyak hal, terutama dalm hal-hal baik. Seperti mengajakrakan anak untuk selalu berdoa ketika mau melakukan sesuatu dan sesuadh melakukan sesuatu.

Sekian, semoga bermanfaat !
Selamat mencoba 🙂

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *