membangun karakter anak usia dini

1.Membangun karakter anak usia dini dan contoh nya .

تعلم فى صغار كالنقس على الحجر # و تعلم فى كالنقس على الماء

(كلام العلماء)

Artinya : “belajar di waktu kecil bagai mengukir diatas batu dan belajar dikala dewasa bagai mengukir diatas air “(Petuah Ulama )

Bila ada yang bertanya sejak kapan buah hati ayah dan bunda dibangun karakternya ? jawaban yang tepat adalah sejak dini .

Sudah menjadi kewajiban orang tua mendidik  buah hati nya untuk menjadi orang yang baik .tugas mendidik anak bukan saja kewjiban para tuan guru di sekolah .beberapa ahli parenting berpendapat bahwa sebelum anak-anak itu di bangun karakter dan di beri ilmu dibangku sekolah mereka dididik terlebih dahulu oleh ayah dan bundanya didalam rumah .oleh karena itu rumah tangga yang penuh dengan kebaikan insyaallah dapat pula melahirkan generasi yang sholeh dan bermfaat .tidak heran apabila para tuan guru atau alim ulama menasehatkan bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak nya .

Masih ingat kah ayah bunda akan nasehat ustad yang dahulu ayah dan bunda pernah mengaji bahwa “belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu dan belajar dikala dewasa laksana mengukir diatas air “.mengukir prilaku yang baik atau buruk pada anak akan mudah sekali ditiru oleh nya . jadi bila salah mendidik dan membangun karakternya sejak dini tidak heran bila memasuki usia remaja nya prilakunya kurang baik . dan saat anak sudah memasuki usia remaja apalagi dewasa orang tua akan lebih repot lagi membangun karakter nya daripada membangun karakter nya saat mereka diwaktu kecil .

Wahai ayah dan bunda yang jiwa nya tak kenal lelah dalam mendidik anak perlu diketahui bahwa apapun latar belakang yang dimiliki itu tidak penting .hal demikian adalah penunjang dan yang terpenting adalah memberi contoh yang baik kepada anak sepanjang hari oleh karena butuh keistiqomahan . semoga Allah Ta’ala memudahkanya .

Contoh orang tua dalam membangun karakter anak sejak usia dini :

1.mengajarkan anak untuk membaca al-quran

2.mengajak nya untuk mendirikan shalat .

3.baik saat makan atau minum dahulukan dengan tangan kanan .

4.membiasakan untuk duduk saat makan atau minum .

5.mengajaknya jalan-jalan diiringi dengan belajar .

6.tidak membrikan gadget sebelum usia nya menginjak 12 tahun .

7.tidak terlalu lama menonton tv ,terlebih antara magrib dan isya lebih baik televise dalam keadaan mati dan menganjurkan anak untuk mengaji al-quran .

Setuju atau tidak satu dari sekian karakter anak usia dini mereka adalah peniru yang sangat baik .semakin banyak kebaikan yang dicontohkan oleh ayah dan bunda dirumah semakin baiklah karakter nya dan semakin banyak prilaku yang tidak baik dicontohkan orang tua kepada buah hati hal ini yang akan membahayankan nya karena ayah bunda akan khawatir bila sang buah hati memiliki habit yang kurang baik .

Dibawah ini hanyalah beberapa tips bagi orang tua dalam memberikan membangun karakter buah hati nya saat berada di rumah .diantaranya :

  • Konsisten

Orang tua memiliki peran yang sangat penting karena orang tua adalah orang pertama yang bertanggung jawab dalam membangun karakter anak .oleh karena itu tanpa tawar menawar lagi bahwa orang tua harus menjadi role model atau contoh yang baik bagi anak . baik saat didepan anak atau dibelakang nya .

  • Berkelanjutan (Continue)
    terus menerus ,berkesinambungan dan berkelanjutan ketiga kata itu yang harus diterapkan sepanjang hari . karena membangun dan membentuk karakter anak bukan dilakukan pada waktu dan keadaan tertentu saja . agar kebaikan nya melekat pada diri sang buah hati maka haruslah terus menerus

 

  • Konsekuen

Sudah pasti dalam prosesnya tidak semulus yang diharapan kan .tentunya akan hadir argument dan pertentangan dalam hal-hal kecil .menjadi sebuah kebijaksanaan saat anak berbuat salah orang tua membrikan pelajaran dengan tujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan memahami sebuah lesalahan juga hukuman .

 

Demikanlah uraian singkat yang dapat memberikan sedikit semangat dalam membangun karakter anak usia dini bagi orang tua.semoga dapat membantu

Wallahu A’lam  Bissowab .

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *